Rektor UIN Syekh Wasil Kediri Ajak Mahasiswa untuk Menjadikan Perpustakaan sebagai Rumah Kedua

Kediri, 2 Juni 2026 – Perpustakaan UIN Syekh Wasil Kediri kembali menjadi ruang belajar yang inspiratif dengan terselenggaranya kegiatan pembelajaran bersama Rektor UIN Syekh Wasil Kediri, Prof. Dr. H. Wahidul Anam, M.Ag. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Meeting Lantai 3 Perpustakaan pada Selasa (02/06/2026) pukul 11.00–12.30 WIB ini diikuti oleh mahasiswa yang antusias mendalami materi akademik secara langsung bersama pimpinan universitas.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Wahidul Anam menegaskan pentingnya perpustakaan sebagai pusat sumber belajar bagi seluruh sivitas akademika. Menurut beliau, perpustakaan memiliki peran yang sangat vital dalam mendukung kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengembangan karya ilmiah.

"Perpustakaan sangat penting dan vital bagi kampus, karena di perpustakaan tersimpan buku-buku sebagai bahan ajar, bahan penelitian, sekaligus rujukan dalam membuat karya ilmiah bagi mahasiswa, dosen, dan seluruh sivitas akademika UIN Syekh Wasil Kediri," ungkap beliau.

Lebih lanjut, beliau mengajak mahasiswa untuk menjadikan perpustakaan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari proses pembelajaran. Menurutnya, berbagai sumber informasi, hasil riset, buku referensi, artikel ilmiah, hingga jurnal akademik tersedia di perpustakaan dan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang keberhasilan studi.

"Mahasiswa wajib menjadi bagian dari perpustakaan dan menganggap perpustakaan sebagai sesuatu yang penting, karena sumber-sumber belajar yang dibutuhkan tersedia di sana," tambahnya.

Pada sesi pembelajaran, mahasiswa mendapatkan arahan dan pendampingan terkait materi takhrij hadis. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai penyusunan skema takhrij hadis dan tata cara penandaan antar-thabaqah atau tingkatan periwayatan hadis yang benar.

Salah satu mahasiswa peserta kegiatan mengaku memperoleh banyak manfaat dari pembelajaran bersama Rektor. Ia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut membantunya memahami materi yang selama ini masih menjadi kendala.

"Bersama beliau saya banyak belajar dan menjadi lebih paham dalam melakukan takhrij hadis. Saya juga mendapat masukan untuk memperbaiki skema takhrij yang masih banyak kesalahan, terutama dalam pemberian tanda antar-thabaqah," ujarnya.

Mahasiswa tersebut juga mengungkapkan bahwa kegiatan ini semakin memotivasi dirinya untuk lebih sering memanfaatkan fasilitas perpustakaan.

"Saya menjadi lebih tertarik untuk datang dan belajar di perpustakaan karena masih banyak hal yang harus saya pelajari dan revisi. Di perpustakaan tersedia banyak informasi yang tidak selalu bisa diperoleh melalui gadget," tuturnya.

Di akhir kegiatan, Prof. Wahidul Anam menyampaikan harapannya agar seluruh sivitas akademika UIN Syekh Wasil Kediri menjadikan perpustakaan sebagai "rumah kedua" dalam menjalankan aktivitas akademik. Menurut beliau, setiap proses penyusunan artikel, penelitian, maupun karya ilmiah membutuhkan referensi yang memadai, dan perpustakaan merupakan tempat terbaik untuk menemukan berbagai sumber rujukan tersebut.

Kegiatan pembelajaran bersama Rektor ini menjadi bukti nyata bahwa perpustakaan tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan koleksi, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi, diskusi, dan pengembangan ilmu pengetahuan yang mendukung terciptanya budaya literasi akademik di lingkungan UIN Syekh Wasil Kediri.

Penulis: Hanifah | Editor: Mahbub

<!--[if gte vml 1]> <![endif]--><!--[if !vml]--><!--[endif]-->

Berita Lainnya