KEDIRI,
20 Mei 2026 – Bertepatan dengan momentum Hari Kebangkitan Nasional,
Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Wasil Kediri menggelar workshop strategis
bertajuk “Pemanfaatan Big Data dan Pelatihan Software Statistik” pada
Rabu (20/5). Acara yang berlangsung dinamis ini menjadi ruang akselerasibagi
mahasiswa untuk menguasai pengolahan data sekaligus membentengi diri di tengah
derasnya arus informasi digital.
Acara resmi dibuka oleh Kepala Badan Pusat
Statistik (BPS) Kota Kediri, Bapak Emil Wahyudiono,SST, M.Si. Dalam
sambutannya, beliau memberikan sorotan tajam pada dua pilar penting pembangunan
masyarakat modern, yaitu literasi informasi dan inklusi
keuangan.
Bapak Emil menegaskan bahwa di era big data,
membanjirnya informasi kekayaan digital harus diimbangi dengan kemampuan
menyaring dan menganalisis data secara bijak.

"Literasi informasi yang kuat adalah kunci
pembuka menuju inklusi keuangan yang aman dan berkelanjutan. Ketika mahasiswa
dan masyarakat memiliki literasi informasi yang matang, mereka tidak hanya
sekadar terhubung dengan akses layanan keuangan, tetapi juga mampu mengelola
instrumen keuangan dengan cerdas, mengenali risiko, dan terhindar dari berbagai
modus penipuan finansial berbasis digital," jelas Bapak Emil.
Sinergi pemikiran tersebut diperkuat oleh Wakil
Rektor 1 UIN Syekh Wasil Kediri, Bapak Dr. Taufik Alamin, M.Si, dalam
sambutan berikutnya. Beliau menyampaikan bahwa kampus terus berkomitmen
menyediakan fasilitas penunjang riset, salah satunya melalui optimalisasi Pojok
Statistik yang berada di perpustakaan universitas sebagai media utama
mahasiswa untuk mengakses data valid secara gratis dan legal.

Lebih lanjut, Wakil Rektor 1 juga mengaitkan
urgensi literasi ini dengan momentum nasional yang sedang diperingati hari ini.
Beliau menekankan bahwa penguatan literasi informasi di lingkungan kampus
sangat sejalan dengan amanah Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi)
pada Hari Kebangkitan Nasional tahun ini, yaitu mengenai pentingnya melindungi
tunas-tunas bangsa dari serangan informasi negatif dan destruktif di era
digital.
Melalui penguasaan statistik dan analisis data yang
objektif, mahasiswa diharapkan mampu memilah informasi yang kredibel dari hoax maupun
manipulasi digital yang dapat merusak masa depan generasi muda.
Setelah sesi pembukaan, acara dilanjutkan dengan
pelatihan intensif penggunaan software statistik untuk
mengolah aset data skala besar. Melalui kolaborasi erat antara UIN Syekh Wasil
Kediri dan BPS Kota Kediri ini, para mahasiswa diharapkan bangkit menjadi
generasi yang tidak hanya mahir mengolah data, tetapi juga menjadi motor
penggerak literasi informasi dan inklusi keuangan yang sehat di tengah
masyarakat.
Penulis: Veryza | Editor: Mahbub





